BINTANG KEDINASAN – Sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) saat ini sedang membuka Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) jalur mandiri atau non pola pembibitan.
Salah satu sekolah kedinasan Kemenhub RI yang saat ini juga sedang membuka Sipencatar jalur mandiri adalah Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Pendaftaran Sipencatar PPI Curug ini dibuka mulai tanggal 3 Februari 2026 hingga tanggal 7 April 2026 mendatang.
Perlu diketahui bahwa jalur pola pembibitan atau polbit dan jalur mandiri atau non-polbit memiliki perbedaan. Taruna/i yang masuk melalui jalur mandiri akan dikenakan biaya seleksi dan biaya-biaya lainnya. Nah di artikel kali ini kita akan membahas mengenai persyaratan yang berlaku pada Sipencatar PPI Curug jalur mandiri. Apa saja persyaratannya? Mari kita bahas lebih lanjut.
Baca Juga: Berikut Daftar Sekolah Kedinasan Tanpa Tes Fisik
Dilansir dari surat pengumuman bernomor PG-PPIC 02 Tahun 2026, berikut adalah persyaratan Sipencatar PPI Curug jalur mandiri gelombang 1 tahun 2026:
- Warga Negara Indonesia.
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September tahun 2026.
- Surat penyetaraan/persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemenristek Saintek) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki ijazah luar negeri atau berbahasa asing.
- Jika di poin ke 2 (dua) tidak bisa terpenuhi maka wajib melampirkan surat keterangan/rekomendasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat yang menyatakan bahwa siswa tersebut telah lulus dari SMA dimaksud.
- Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna Jalur Mandiri:
- Untuk lulusan tahun 2025 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 7,0 (skala penilaian 1-10)/70,00 (skala penilaian 10-100)/2,8 (skala penilaian 1-4).
- Untuk lulusan tahun 2026, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII) 70,00 (skala penilaian 10-100), sedangkan untuk peserta formasi Jalur Mandiri Kemenhub khusus Orang Asli Papua (OAP) nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII) 65,00 (skala penilaian 10-100), dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan dinyatakan lulus dengan menunjukkan ijazah SMA Sederajat.
- Untuk lulusan tahun 2026 dengan kurikulum merdeka sesuai dengan Keputusan Mendikbudristek Nomor 371/M/2021 tentang Program Sekolah Penggerak memiliki nilai rata-rata rapor pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII) 70,00 (skala penilaian 10-100) untuk komponen pengetahuan kelompok peminatan MIPA (terdapat mata pelajaran Fisika dan Matematika peminatan) atau IPS (terdapat mata pelajaran Ekonomi dan Sosiologi) atau Bahasa dan budaya (terdapat mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa asing lainnya). sedangkan untuk peserta formasi Jalur Mandiri Kemenhub khusus Orang Asli Papua (OAP) nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 2 semester (semester genap kelas XI serta semester gasal kelas XII) 65,00 (skala penilaian 10-100), dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan dinyatakan lulus dengan menunjukkan ijazah SMA Sederajat.
- Untuk lulusan 2025 dan sebelumnya, jika nilai rata-rata ijazah menggunakan skala penilaian 1-10 atau skala penilaian 1-4 diwajibkan untuk merubah (konversi) nilai tersebut menjadi skala penilaian 10-100 dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang ditandatangani Kepala Sekolah.
- Bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan/konversi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. ijazah dari
- Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm. Khusus untuk Program Studi:
- D-IV Penerbang pria minimal 165 cm dan wanita 163 cm.
- DIII PKP/OBU/MBU, pria minimal 165 cm dan wanita minimal 160 cm.
- Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik.
- Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba.
- Belum pernah menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti proses seleksi Calon Taruna dan selama pendidikan di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug.
- Calon Taruna pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan).
- Calon Taruna wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan).
- Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug.
- Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total.
- Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
- Bersedia mentaati segala peraturan pada pelaksanaan Sipencatar jalur mandiri.
- Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain mencuri, mengkonsumsi dan/atau memperjualbelikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan), dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
- Dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen.
- Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju.
- Bersedia menandatangani Formulir Pernyataan Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan (bermaterai 10.000 rupiah) yang dapat diunduh pada: https://sipencatar.ppicuruq.ac.id/panduan.php.
- Memiliki surat elektronik/e-mail dan nomor telepon yang masih aktif dan valid untuk sarana penyampaian perkembangan informasi proses seleksi. Adanya keterlambatan informasi yang diterima oleh peserta diakibatkan kesalahan penulisan alamat e-mail dan nomor telepon yang tidak aktif, mutlak menjadi tanggung jawab peserta.
Baca Juga:
- Mau Daftar IPDN? Ini Program Studi dan Lokasi Kampus IPDN yang Wajib Kamu Ketahui
- Berapa Batas Umur Daftar Sekolah Kedinasan? Cek Ketentuannya di Sini
- Syarat Minimal Tinggi Badan pada Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2025
Nah Sobat Bintang Kedinasan, itulah informasi seputar biaya seleksi penerimaan taruna/i PPI Curug jalur mandiri gelombang 1. Jadi untuk Sobat Bintang Kedinasan yang berminat masuk sekolah kedinasan, kamu bisa persiapkan diri dari sekarang ya!
Kamu butuh bimbingan supaya lolos seleksi sekolah kedinasan? Bisa banget ikut bimbingan belajar bareng teman, guru, dan coach bersahabat di Bintang Kedinasan. Daftar sekarang dan raih asamu bersama Bintang Kedinasan!
Bintang Kedinasan adalah lembaga bimbingan belajar persiapan seleksi masuk sekolah kedinasan dan Universitas Pertahanan (UNHAN) terbaik sepanjang masa. Bersama Bintang Kedinasan wujudkan asa generasi muda untuk menyongsong generasi emas di masa depan!
SOURCE:
sipencatar.ppicurug.ac.id
sipencatar.ppicurug.ac.id
image source:
web.ppicurug.ac.id



